Author Archives: Faiza Husnayeni

About Faiza Husnayeni

I am young, fresh, love challenge, expressive, cheerfull.

ISRA~ 2nd day

Standard

setelah dari IIUM, kami pun mengunjungi ISRA, awalnya bingung ISRA itu apa? Apa semacam institusi atau kantor ekonomi. Karena jujur aku jarang denger nama ISRA. Kami kesana memakai taxi. Ada cerita nyebelin juga ketika naik taxi. awalnya aku gak curiga ketika lihat argonya ditutup dengan peci beliau, pikirku juga mereka gak akan bohong. Dan ketika melihat argo sekitar 25-30 ringgit, kami pun membayarnya dengan santai. Kami pun menunggu rombongan yang lain.

Ketika 4 rombongan taxi sudah tiba, temenku curiga, dia tanya deh ke rombongan yang lain. Ternyata hanya 15-16 ringgit saja.  Aduhh rombonganku dan rombongan susilo ternyata di bohongi. Sampai susilo ngomel: dasar cina licik. Memang driver taxi dia orang china. Sepertinya driver dia komplotan dengan driverku yang kelihatan dari arab ini L

Ya sudahlah, ikhlaskan sajalah. Hahaha, mau gimana lagi, di negeri orang, toh drivernya juga dah pergi.

so this is it, ISRA 😀

inceif old logo

Kami pun bergegas menuju ruangan di dalam gedung ISRA. Ketika itu disambut oleh bapak melayu, beliau pun segera memberikan presentasi apik mengenai ISRA. Yang menjadi ketertarikan aku adalah ISRA ini gudangnya para peneliti, disini banyak sekali menerbitkan jurnal-jurnal penelitian, yang pada akhirnya juga menjadi rujukan untuk pemerintah Malaysia. Ternyata ISRA adalah kampus berbasis ekonomi. Aku tahu karena lihat buku profilnya. Hehehe.

DSC05526 DSC05527

Tanya jawab dan diskusi pun berjalan dengan aman, karena ini hari kedua, jadi tak ada kendala berarti untuk bertanya, sudah pemanasan sehari kemarin, xixixix.  Setelah dirasa cukup, kami pun menyelesaikan meeting kali ini dengan memberikan kenang2an, ternyata dari mereka juga memberikan kita body bag 1 orang 1 bag.

DSC05530 DSC05529

isralegal isra

Senang juga dapat oleh2 buku, tapi ketika aku pegang, beuhhh beratnya. Hahaha, berat juga ini buku, taruh dimana yah ni buku nanti kalau ke Singapore -_-“

20130131_164556 20130131_164551   DSC05535 DSC05534 DSC05544

setelah itu Kami pun berfoto2 ria didalam gedung ISRA dan luar gedung ISRA.

33987_427815917293911_1771190290_n CIMG0597

Fyuhh leganya, akhirnya selesai sudah ku njungan untuk hari ini. YIPIII.

Advertisements

IIUM ~ PCIM ~ 2nd day

Standard

Hari kedua tidak seberat hari pertama. Hari kedua ini kami check out dari hostel karena besok kami sudah harus berada di Singapore. Tujuan kami selanjutnya yaitu menuju IIUM Gombok disana kami akan bertemu dengan kakak2 PCIM Malaysia. (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) dan berdiskusi bersama mengenai muhammadiyah.

Selama menunggu didepan lobi hostel, yang aku bayangkan adalah “kapan ya ke Thailand?”. Aku akui KKL sehari sudah menguras tenagaku. Ketika aku ikut KKL Surabaya-Bali tidak secapek ini, begitu pula ketika aku ke Malaysia bersama anak IPIEF 2009 tidak seletih ini.  Tenaga harus disimpan sebanyak mungkin, makanya asupan makan harus diperbanyak. Aku gak peduli diet deh selama disana. Ya gimana mau diet, abis makan, kami jalan bisa sekitar 2-3 jam (include by transport).

Setelah menunggu beberapa menit, pak mashudi datang dengan mobil livina warna putih. Pikirku mobil yang disewa ada banyak, ternyata cumin 1 mobil. Jadi mobil itu buat ngangkut tas-tas kami yang berat. Sebagian anak ada yang ikut pak mashudi ke mobil, diutamakan anak2 yang tidak bsa jalan cepat dan kondisi tidak fit.

Hahaha, jadi inget kejadian lucu. Kan tas2 anak2 diangkut kedalam bagasi belakang mobil, tas mbak linda sudah ditaruh paling dalam, tiba2 saja teman pak mashudi mengeluarkan tas mbak linda, katanya tasnya dipegang aja soalnya ringan. Ketika mbak linda tau, ngomel sudah dia sepanjang jalan. Hahaha, Alhamdulillah, dian mau membantu mbak linda. Xixix, maaf ya mbak saya juga gak tau tiba2 aja di taruh lantai abis itu ditinggal kita secepat kilat.

Jadi, kami sebagian pergi ke Gombak memakai kendaraan umum, karena lapar kami pun sarapan dulu di Mc.Donald. memang gak ada yang bisa ngalahin rasa enaknya Mc.Donald Indonesia. Rasanya berrrr -_____-

IMAG0259 4845420011_3e82eb90f1_z babur-ayam-malaysia-httpif90.net_

Apalagi sambalnya, masya allah dah sangat amat tidak cocok dengan lidahku. Tapi karena lapar ya makannya enjoy2 aja, toh abis juga. Hahahaha.

Setelah kenyang semua, kami pun mulai berpetualang dengan berjalan kaki dan melintasi jalanan, bisa makai MRT bisa pula makai bus. Intinya perjalanan menuju Gombok itu lamaaa banget. Panas2an juga. Ya Allah gosong sudah kulitku ini.

Alhamdulillah kami sudah sampai di Gombok, IIUM awesome!!

20130131_140122 DSC05523

kebetulan cuaca disana sangat panas sekali. Kami pun janjian bertemu dengan pak mashudi dan sebagian anak2. Ternyata tempat janjiannya jauh juga karena kami harus bertanya kepada student disana tentang tempat lokasinya. Taraaa. Lokasinya di kantin, walhasil kami pun beli minuman saking hausnya.

Dirasa sudah adem dan tenang, kami pun segera menuju ke lantai atas untuk bertemu dengan PCIM Malaysia. Mereka sangat baik dan ramah. Mereka adalah orang yang haus ilmu dan pecinta muhammadiyah. Sudah beberapa banyak program yang mereka buat untuk kesejahteraan muhammadiyah disana. Kami pun berdiskusi bersama sampai dibuka sesi tanya jawab salah satunya pertanyaanku yang galau. Aku bertanya lebih baik S2 , kerja atau menikah dulu ya? Smuanya pada tertawa, karena aku bilang bahwa aku galau dengan keadaan. Xixixix. Lucu juga. Akhirnya mereka menjawab sesuai persepsi mereka masing2.

20130131_123100 20130131_115122 20130131_112650

 

Waktupun abis, akhirnya kami pun memberikan kenang2an kepada PCIM Malaysia, karena kita harus menuju ketempat selanjutnya.

20130131_124827

Namun tidak lupa kami sholat terlebih dahulu sebelum pulang dari IIUM Gombok. Selama perjalanan dari kelas menuju masjid kami foto2 sepanjang jalan. Megahnya kampus ini. Xixixix.

20130131_134851 20130131_133507 20130131_133435 20130131_133428 20130131_133424 SAM_9498 SAM_9487 SAM_9484 SAM_9496 SAM_9488 SAM_9482

20130131_132836

20130131_132754

Keren banget bangunannya, apalagi perpustakaannya IIUm sudah terkenal dengan bagusnya, sayang sekali kita gak masuk ke perpustakaannya. Entah kenapa tapi ya sudah, yang penting bisa lihat IIUM aja dah seneng, karena dulu belum ada kesempatan pergi ke IIUM.

20130131_135923

Finally we move to another place. Bye bye IIUM

Petronas ~1st day

Standard

Hari pertama, akhirnya sudah diisi dengan kunjungan yang sangat bermanfaat, pertama ke IIBF IIUM, kemudian ke IDB, dan diakhiri ke IFSB. Lega banget rasanya. Alasan kenapa sangat lega yaitu a. aku belum prepare pertanyaan, b. aku belum buka website tentang 3 tempat tersebut. Namun, alhmadulillah tanpa diprepare, pertanyaan pun mengalir juga ya walau sempat deg2an.hahahah

Selanjutnya mau kemana yah? Anak2 sih awalnya bilang ayook mas, mbak pulang aja. Terus lanjut ke petronas. Tapi kalau dipikir2 susah juga kalau balik lagi, pasti bawaannya dah pewek dengan penginapan. Akhirnya kesepakatan kami ke petronas dulu baru balik ke penginapan.

kami pun naik MRT, jalan kaki dari sasana kijang ke MRT ya gak jauh2 banget, karena pemandangannya juga indah jadi gak kerasa capeknya. Finally sampai sudah kami di petronas. Yipiiii. Pada histeris semua. Hahaha, ya walau aku sok cool :P.

semua pun beraksi dengan kamera masing2, petronas.

IMG_0864 DSC05516

CIMG0526 CIMG0525

Why u so look amazing? Apa yah yang kira2 di Indonesia bisa dijadikan icon? Kalau Monas. Emmmm. Tapi memang gak bisa dipungkiri, Indonesia punya banyak icon. Di Jakarta dengan monasnya, di Yogyakarta dengan kratonnya, malioboronya, pasar bringharjonya. Bandung dengan factory outletnya, pemandangan alamnya, distronya. Ehh sebentar icon apa tempat favorit yah, jadi bingung. Yang jelas Indonesia harus punya 1 icon agar para turis berbondong2 ke Indonesia karena memang ingin berwisata dan foto2 dengan icon Indonesia.

Eh kembali ke leptop, beberapa menit kemudian anak2 sepertinya sudah puas berfoto2 disana, akhirnya kami pun kembali menuju penginapan dan tidur dengan lelap.

IMG_0878 20130130_220541 20130130_220801

IFSB Malaysia ~ 1st day

Standard

IFSB, yup, Islamic Finance Service Board. Pertama kali baca tulisan IFSB itu waktu kuliah di IPIEF. Dominan bacaan pasti ada kata IFSB, ya memang karena aku anak ekonomi ya pasti bacaannya gak jauh dengan masalah ekonomi donk. Hahaha. Aneh deh faiz ni.

DSC05513

20130130_171226

Sebelum menuju ke IFSB ada kendala sedikit dengan teman2 lainnya. IFSB ini kan di alamatnya di Sasana Kijang, entah kenapa sebagian anak2 belum sampai di lokasi. Jelas aku rombongan terakhir naik taxi loh, kalau gak salah kloter keempat aku ini. Haha, kalau diinget2 jadi lucu, karena mereka harus jalan kaki lagi menuju lokasi. Gak tega juga lihatnya, aku aja yang dah sampai sempat2nya memejamkan mata sebentar di ruang tamu IFSB.  Kocaknya lagi, rombongan mbak linda kan tersesat, setelah melihat ada rombongan susilo, mbak linda merasa dapat pencerahan, di samperinnya susilo dengan cepat. Eh ternyata susilo juga gak tahu jalan. Bahkan pak mashudi nyamperin mereka saking pensarannya kenapa bisa tersesat. Memang taxinya payah ni. Hahaha, lucu banget deh, pasti anak2 inget terus dengan kejian ini. LOL

Setelah semuanya lengkap kita pun segera naik keatas, tapi ketika naik lift kita tidak bisa masuk aja sembarangan, karena lift tersebut jalan menggunakan ID card, jadi petugasnya pick us into up floor setelah itu gantian rombongan selanjutnya dibawa ke ruangan. Ketika naik lift aku jantungan, liftnya tembus pandang alias transparan dari kaca, lebih lucunya lagi, berangkat naik lift hadap utara, ketika sudah sampai ke lantai tujuan kita hadap selatan. HAHAHAHA, jadi inget liftnya bandara dari KL menuju Kelantan juga seperti itu.

Bismillah, kami pun mulai acara pada sore hari ini. Tegang semua. Hahaha, gimana gak tegang, ini kantor yang sangat spektakuler. IFSB ini merupakan salah satu factor yang bikin Islamic economic jadi berkembang, karena mereka membuat standar operasional untuk seluruh Negara, baik tentang Islamic capital market, Islamic institution dan semua yang berhubungan dengan economic finance.

Yang menyambut kami ada tiga orang, mereka bertiga juga expert dibidang nya, ada 1 orang yang mirip artis holywood, mirip sama pemain film adventura. Aduh lupa namanya. Mirip banget. Kemudian ada bule yang bersuara lembut dan perempuan Malaysia.

Kami pun saling berdiskusi mengenai IFSB, namun sayang seribu sayang, waktu kami disana tidak banyak, jadi kami tidak bisa berdiskusi lama2. Maklumlah kami sudah kecapekan mengunjungi 3 tempat dalam 1 waktu.  Pak mashudi pun menyerahkan kenang2an kepada beliau2. Yang kemudian kami akhiri diskusi pada sore hari ini.

DSC05511 DSC05509

FYUH LEGA BANGET! Hari pertama kunjungan akhirnya terlaksana dengan lancar. tak lupa kita foto didepan tulisan sana kijang, biar besok kalau ke IFSB gak akan nyasar lagi 😀

20130130_174947

20130130_175032

IDB Malaysia ~1st day

Standard

Kunjungan selanjutnya adalah IDB Malaysia.

 

Islamic Development Bank Logo1

IDB kepanjangan dari Islamic Development Bank. Alamat IDB Malaysia adalah: Jalan Sultan Ismail, 50250 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan.

DSC_1111 IMG_0828 DSC_1104

Kami pun langsung naik ke lantai atas, entah lantai berapa, sepertinya lantai 13, karena aku sedikit mabok waktu naik lift #EH. Hahaha. Kami di sambut oleh petinggi IDB yang kenal oleh Pak Mashudi (kaprodi IPIEF). Jujur semua link ini juga didapatkan berkat Pak Mashudi, jadi kami senang banget disambut ramah dan baik oleh mereka. Dari logat dan wajah bapak yang menyambut kita, aku pikir dia Asli Indonesia. Karena walau orang Malaysia bisa bahasa Indonesia, Malaysian jarang memakai istilah “ ini kek, itu kek”.

DSC05502

Bapak ini ketika menjelaskan tentang IDB sangat lugas, jelas dan simple. Jadi kami lebih leluasa untuk bertanya. Banyak sekali pertanyaan yang ditujukan untuk bapaknya, karena kami memang belum memahami sepenuhnya mengapa IDB memiliki social purpose yaitu membangun infrastuktur seluruh Negara, baik Negara yang menjadi member IDB ataupun tidak. Menurut aku, tugas Bank tidak sempurna kalau tidak ada saving-nya. Tetapi ketika beliau mengatakan bahwa tujuan utama dari IDB adalah mengembangkan infrastruktur suatu Negara, maka bukan berarti bahwa IDB tidak memiliki produk saving. Namun, memang selama ini yang sering dipakai adalah system murabahah bukan system mudarabah. Kata beliau sih doakan saja sebentar lagi ada cabangnya di Indonesia. Aamin ya Robbal Allamiin, menurutku kehadiran IDB itu begitu bermanfaat bagi Indonesia. Toh Pemerintah akan terbantu dengan adanya IDB yang memberikan sumbangsih dalam membangun negeri Indonesia. Biar Upin Ipinnya pindah ke Indonesia. Hahahaha.

DSC05501

Mengenai apa itu IDB, teman2 dapat melihat sendiri di google yah, karena menurutku pembahasan dari sana sudah mencukupi. Siapa sih yang gak tau IDB? 😀 . Jujur, aku juga baru tahu IDB waktu disana. Hahaha (payah iz) cuman aku pernah dikasih tahu buya kalau UIN itu juga dibangun karena IDB, tapi aku gak nanya lagi apa itu IDB secara detail.

Setelah berdiskusi panjang lebar, akhirnya kami sudahi diskusi kali ini karena kami masih ada agenda di tempat lain. kami pun memberikan kenang2an kepada Bapak tersebut.

20130130_143250

setelah itu, kami mencuri kesempatan bentar untuk foto sebelum foto bersama dengan bapaknya di ruangan diskusi tersebut. 😀

20130130_143432

kemudian kami pun foto bersama beliau didepan tulisan IDB .

20130130_143638

20130130_143826 20130130_143937

Akhirnya kami pamitan dan kami pun bergegas menuju destinasi selanjutnya. Tentu sebelum menuju ke tempat selanjutnya, kami foto2 didepan gedung IDB donk! Hahaha. EKSIS itu harus.

IMG_0815 IMG_0817

CIMG0493

Setelah ini kemana yah? 😀

Yap, kami ke IFSB, Islamic Finance Service Board.

dont miss it guys.

To be continued ^-^

IIBF Malaysia ~ 1st day

Standard

Hari pertama. Here we go! 😀

PAGI! Oh pagi yang indah aku merasakan dunia berasa cerahh sekali, udah make baju yang bagus, wangi pula, tinggal foto-foto deh. tiba2 ada yang memanggil dari awan “mbaak mbaak bangunn, bangunn mbak”, siapa lagi yang manggil aneh deh perasaan aku dah wangi ini.

Yahh ternyata aku ketiduran, pukul berapa sekarang? Wah jam 6 pagi, harus mandi secepatnya, akhirnya aku mandi di kamar mandi atas. Kamar mandinya emang kecil, tapi bagiku ini lebih bagus dari dirumah, hahaha, disini ada hot water soalnya sih. 😀

Aku pun bersiap-siap dengan baju warna ungu pink batik pas badan, biar kelihatan langsing, xixixix. Setelah rapi dan cantik, aku pun mulai memperhatiakn sekitar, ternyata ada yang belum siap. Waaah mulai dah ni tanduk ku keluar, aku bilang aja kalau semua itu harus sadar diri dan disiplin. Masak aku yang telat aja dah mandi, dianya belum mandi -_-

Hemmm, akhirnya sebagian anak2 aku suruh breakfast dibawah. Kata penjaga hostel sih ada telurnya, dah bayangin telur dadar campur roti pasti maknyus. Ternyata…. Telur bullet. Wah musuhku itu untuk pagi hari. Telur bullet identik dengan kentut yang bau. Bwahahaha.

Selang beberapa menit kemudian, anak2 sudah siap dan stand by didepan lobi hostel. Suasana sekitar hostel masih sepi, ya gimana gak sepi, semalam aja ajib2, pasti paginya pada masih bobok semua. Selama menunggu transportasi kita pun berfoto-foto ria. Sempat terpikir wah belum ngapa2in aja fotonya dah banyak, apalagi kunjungan yah. Entah berapa kamera yang menjepret diriku, hahaha, GR banget.

Image

Image

Image

Image

Beberapa jam kemudian, ternyata ujung2nya juga naik taxi mobil lagi. Kalau gini mah tadi langsung aja kali yah naiknya, udah keburu ¼ kucel. Aku kira nyewa mobil siapa gitu, ternyata sama aja mobil taxi. Hahaham ya sudah, yang penting saatnya kunjungan.

Kunjungan pertama kita adalah IIBF IIUM (Institute of Islamic Banking and Finance in International Islamic University Malaysia). 205A Jalan Damansara, Damansara Heights, 50480 Kuala Lumpur

Pertama kali kalimat yang aku ucapkan adalah: “berasa di kastil”. Xixixix. Agak berlebihan juga ni diriku. Bentuk bangunannya menurutku unik banget, elegan, klasik dan nuansa eropa nya berasa (hayah kayak pernah ke Eropa aja kamu iz -_-“)

Image

Image

Image

Disana, kamu pun akhirnya berkumpul bersama 3 petinggi IIBF. Salah satunya pak Ahmeed, kami kenal beliau karena beliau sebagai pembicara International Seminar di AMC yang diadakan oleh IPIEF FE UMY (our department). Masak Pak Ahmed bilang aku staff nya IPIEF -_-. Entah darimana dia nge-judge gitu. Hahahahah. Aku murid pak pak, masih fresh and young :p

Pertama kali pihak IIBF yang presentasi, kemudian dari pihak IPIEF, kemudian dibuat sesi Tanya jawab. Alhamdulillah berjalan baik, kami pun memberikan kenang2an untuk IIBF begitu pula IIBF memberikan kenang2an kepada kami.

Image

dan alhamdulillahnya lagi didepan mata kita tersaji makanan yang lezat, tak satupun luput dimakan anak2, hahaha. Memang anak kost keluar sifatnya #EH

Image

Setelah diskusi selesai, kami pun diajak keliling IIBF, salah satunya menuju depan gedung yang ada tulisan “IIBF”. Ada aja tantangan menuju depan gerbang IIBF, anak2 asyik sekali berfoto ria di depan view yang memang indahnya luar biasa selama perjalanan menuju depan gerbang. yang Bapak2 dah dideket gerbang, anak2 masih ditengah gedung sambil foto2. Hahahaha. Sampai Pak Mashudi, kaprodi IPIEF geleng2 kepala lihat kita. Beliau berkata” fotonya nanti aja yah, kita foto bareng beliau2 dulu, baru kalian puasin foto2”. Hahaha, babeh yang pengertian.

Image

Image

Image

Image

Image

Setelah itu kami diajak menuju perpustakaan, beuhh mantap banget perpustakannya. Mungkin lebih mantap lagi kalau ke perpus di pusatnya yaitu IIUM Gombok. Yang kecil aja mantap apalagi yang besar yah.

Image

Image

Image

DSC_1102 DSC_1084 DSC_1095

Setelah itu kami pun pamitan, kami disangoni hadiah buku note yang banyak. Bagus pula. Seneng juga dapat blocknote gini 😀 lumayan buat nulis2 sesuatu.

Kemudian kami pun pergi menuju destinasi selanjutnya dengan taxi.

Kunjungan pertama pun selesai.

next?

IDB Malaysia.

(to be continued)

FIELDTRIP IPIEF UMY GOES TO MALAYSIA-SINGAPORE-THAILAND

Standard

Ketika pertama kali tahu bahwa ada KKL IPIEF ke luar negeri untuk IPIEF batch 2011 aku langsung kepingin ikut. Menurut aku pengalaman itu sangat mahal, apalagi aku masih muda, kenapa harus berpikir dua kali untuk kesempatan emas. Alhamdulillah pihak jurusan tidak mempermasalahkan, bahkan “mungkin” kehadiran aku dapat menolong. Maklum berarti aku yang paling tua diantara adik-adik kelas. Harus bisa “ngemong” dan menurutku sih itu gampang-gampang susah. Negara Malaysia dan Singapore menurutku sudah cukup, karena tahun lalu aku udah kesana bersama teman IPIEF batch 2009 dan IE Reguler. Yang bikin aku senang adalah Bangkoknya itu. Ya bener Thailand. Kapan lagi aku bisa kesana, tujuannya gak cuman liburan tapi juga ke institusi. Sesuatu sekali gak sih. Hahahaha.  Dan perjalanan pun dimulai.

29 Februari 2013

Hari selasa kami pun menuju ke bandara, sebagian besar berangkat dari kampus, sedang aku dari rumah. Karena rumahku ke bandara hanya 15-20 menit saja. Lebih dekat daripada aku harus ke kampus (30 menit) kemudian ke bandara (45 menit). Harus efisien donk! Hahaha

Sampai bandara, aku langsung melihat rombongan berbaju merah. Yap kita bikin kaos, sayang seribu sayang kami lupa memasukan lambang UMY di design kaosnya. Aduhh aduhh sampai dimarahin buya, katanya: “Cinta UMY gak sih? Identitas itu penting selama di  luar negeri”. Hehehe, baru berangkat aja dah di marahin. 😀

Rombongan pun masuk ke dalam bandara, sampai di dalam, entah kenapa anak2 pada panic gara2 muatannya overload. Kalau overload harus dimasukan bagasi dan of course membayar yah 😀 . Menurutku sih gak perlu panik, karena yang penting ekspresi kita ketika mrmbawa muatan itu biasa aja, dan gak kelihatan banyak, maka amanlah kita. (pengalaman tahun lalu, muatanku more than 7 kg, tapi ekspresi wajah dibuat tenang. Lolos deh).

Akhirnya kami pun tergesa-gesa untuk masuk ke pesawat. Dan fatal sekali, aku belum sms buya dan umi untuk izin berangkat -_-“

Selama di pesawat, nahloh. Aku terpana dengan pramugari Air Asia yang berambut pendek, entah kenapa, auranya terpancar. Wkwkwkw, jelas aku perempuan loh, aku yang perempuan aja terpesona apalagi yang laki-laki yah. Selain itu ada pramugara india yang cute ( kata anak2 sih gitu :p). dia selalu nyamperin adik kelasku yang dari Thailand sambil berkata: I know 2 word of Thailand. Ternyata pramugara tersebut merasa tertantang untuk bisa bahasa Thailand. Hahaha. Kocak. Dan lucunya lagi setelah landing, sebagian anak2 foto bersama pramugara tersebut. Hahahaa. Allahuakbar deh anak2, kenapa aku gak diajak #EH.

Alhamdulillah, akhirnya kami sampai juga di Kuala Lumpur, semua pada senang ya walau mukanya udah kucel semua karena memang kita sampai disana dah malam hari, sekitar jam 9 malam waktu Malaysia. Tentu aku tidak lupa memberitahu buya dan umi kalau aku dah sampai KL. Sayang cuman bisa 1 x sms, karena pulsaku dibawah Rp 10.000, hahahaha. Apes. Mau beli kartu di bandara ketibaan males banget, kan identik beli di bandara kan mahal2 yah (tapi ternyata gak semuanya harga di bandara mahal. NOTE!). Setelah anak2 membeli kartu Malaysia saatnya menuju penginapan. Kami pun menuju bus station. Hostel kami ada di Bukit Bintang. Namun bus tersebut berhenti di KLCC dan kami pun menunggu transport lain menuju penginapan. Ketika menunggu, pas banget background belakang view nya bagus juga. Anak2 pun menyempatkan diri EKSIS berfoto didepan KLCC. Tak terkecuali diriku. Hahaha.

Image

SAM_9286

SAM_9306 CIMG0409 CIMG0393

Entah berapa lama nunggu bus, akhirnya kami putuskan untuk naik mobil taxi daripada menunggu lama, toh kami rombongan jadi uangnya nanti dibagi berbanyak. 😀

HOSTEL SERENITY, itu nama penginapan kami. Letaknya di bukit bintang, taulah ya Bukit Bintang kayak apa daerahnya. Kalau dah malam suara music keras terdengar. Ajeb ajeb ajeb ajeb, hahaha. Hayoooo malah geleng-geleng kepala!

serenity-bed-breakfast 4905845_13_b

Sebagian besar anak2 pun berbenah untuk tidur, karena jam menunjukan pukul 1-2 malam. Tapiii perutku keroncongaan. Hoaaaaa. Aku kelaparan. Eh ndilalah anak laki2 ngajak makan di sekitar penginapan. Aku, Ari, Susilo dan Firman pun pergi mencari makan malam, eh makan apa yah tepatnya. Mungkin lebih tepatnya nongkrong aja deh. Lebih enak didenger 😀

Kami pun makan di jalan yang penuh dengan lampion diatas. Asyik banget lihatnya. Aku pun flashback mengingat memori tahun lalu. aku inget banget dulu makan di samping kedai makan orang china soalnya lagu chinanya disetel keras banget, selain itu ada bongkahan es es dan ikannya. Ternyata masih ada kedai itu, dan posisinya tidak berubah. Akhirnya kami nongkrong disana. Jadi senyum2 sendiri. Dulu makan nasi goreng pataya, sekarang juga. Dulu tea ice, sekarang juga. Dulu pose fotonya begitu, sekarang juga. Indahnya kenangan.

Image

SAM_9328 SAM_9324 SAM_9326

Kami pun balik ke penginapan, harusnya sih tidur karena jam menunjukkan pukul 3.30 pagi, tapi aku gak bisa tidur kalau belum beres2 tas. Setelah pukul 4.00 akhirnya aku pun tidur. Med bobok semua

lanjut besok lagi